Senin, 16 Januari 2012

Tolong Aku Mama!!!!

Bismillahirrahmaanirrahiim,,,


Mama sayang,... 

Aku di surga sekarang,
duduk di pangkuan Tuhan.
Ia mengasihiku dan aku menangis dipelukan-Nya,
sebab pedih pilu hatiku begitu ingin aku menjadi putri mungilmu.

Tidak terlalu mengerti aku akan apa yang telah terjadi.
Aku begitu senang ketika mulai menyadari keberadaanku. 


Aku ada disuatu tempat yang gelap, namun nyaman.
Aku melihat bahwa aku telah mulai punya jari-jari dan jempol.
Aku cantik seturut perkembanganku, tapi aku belum siap ketika meninggalkan tempatku. 

Aku menghabiskan sebagian besar waktuku dengan berpikir atau tidur bahkan sejak hari-hari pertamaku, aku merasakan ikatan istimewa antara engkau dan aku. 


Kadang aku mendengarmu menangis dan aku menangis bersamamu.
Kadang engkau berteriak dan memaki, lalu aku menangis.
Aku dengar Papa memaki balik.

Aku sedih dan berharap engkau akan segera baik kembali.
Aku heran mengapa engkau begitu sering menangis.
Suatu hari engkau menangis hampir sepanjang hari.
Pilu hatiku karenanya.
Tak dapat kubayangkan mengapa engkau begitu berduka.


Pada hari itu juga hal yang paling mengerikan terjadi.
Suatu monster yang amat keji masuk ke tempat hangat dan nyaman dimana aku berada.
Aku sangat takut, aku mulai menjerit, tapi tak sekalipun engkau berusaha menolong.
Mungkin engkau tak pernah mendengarku......


Monster itu semakin lama semakin dekat, sementara aku terus berteriak
“Mama, Mama, tolong aku....., Mama...... tolong aku...” 

Suatu terror yang ngeri aku rasakan.
Aku berteriak dan berteriak hingga tak sanggup lagi.

Lalu monster itu mulai mencabik lenganku, sungguh sakit rasanya, sakit yang tak kan pernah dapat kuungkapkan dengan kata.
Monster itu tidak berhenti. 

“Oh....
bagaimana aku harus mohon agar ia berhenti...!”

Aku menjerit sekuat tenaga, sementara ia mencabik putus kakiku.
Sepenuhnya aku dalam kesakitan, aku sekarat.
Aku tahu tak kan pernah aku melihat wajahmu atau mendengarmu membisikkan betapa engkau mengasihiku, mama... 

Mama,
Aku ingin menghapus butir-butir air matamu ketika engkau bersedih.
Aku punya begitu banyak rencana untuk membuatmu bahagia Mama.... 

Tapi aku tak dapat. Mimpi-mimpiku musnah sudah, 
walau menanggung sakit tak terperi pedih dan pilunya hati kurasakan melampaui segalanya.


Lebih dari segalanya aku ingin menjadi putrimu.
Tak ada gunanya sekarang, aku meregang nyawa dalam sengsara tak terkatakan.
Hanya hal-hal buruk yang terlintas dibenakku. 

Sesungguhnya begitu ingin aku mengatakan bahwa aku mengasihimu sebelum aku pergi, tapi aku tak tahu kata-kata yang dapat engkau mengerti.
Dan segera saja aku tak lagi punya nafas untuk mengatakannya. 

Sekarang aku mati.
Aku merasa diriku terangkat seorang malaikat besar membawaku kesuatu tempat yang besar dan indah.

Aku masih menangis, tapi segala rasa sakit tubuhku sirna sudah.
Malaikat membawaku kepada Tuhan dan membaringkanku dalam pelukanNya.

Tuhan mengatakan bahwa Tuhan mencintaiku.
Lalu aku merasa bahagia.

Kutanya padaNya apa itu yang membunuhku?
Tuhan menjawab,
“Aborsi.” 

Aku tidak tahu apa itu aborsi.
Aku pikir mungkin nama monster itu.
Aku menulis untuk mengatakan betapa aku mengasihimu dan mengatakan padamu betapa ingin aku menjadi putri mungilmu.


Aku telah berjuang sehabis-habisnya untuk hidup,
aku ingin hidup......!

Kuat keinginanku, tapi aku tak mampu.
Monster itu terlalu kuat.

Dicabik-cabiknya lengan dan kakiku dan akhirnya seluruh tubuhku.
Tak mungkin bagiku untuk hidup.

Aku hanya ingin engkau tahu bahwa aku berusaha tinggal bersamamu.
Aku tidak mau mati! 

Mama,
berhati-hatilah terhadap monster bernama aborsi itu.

Mama,
aku mengasihimu.
Aku sedih karena engkau harus menanggung rasa sakit seperti yang kualami.

Berhati-hatilah.


Peluk & cium,
Bayi Perempuanmu

Jumat, 13 Januari 2012

HAPPY BIRTHDAY





aku tertegun pagi ini...
berharap ini adalah mimpi
aku merasa aku tidak cukup pantas untuk mendapatkan teman

aku terlalu keras
keras dalam berpikir
keras dalam berprinsip
dan keras dalam menghadapi situasi dimana aku harus berperan baik dalam menjadi seorang teman


sedih?
sangat sedih
aku sedih, karena aku tak terlalu baik untukmu
aku tak terlalu bisa diandalkan untukmu
aku selalu berada jauh dikala kau butuh secercah harapan


kejam?
mungkin kata itu yang pantas untukku
aku memang kejam
aku bahkan tidak bisa bersikap lembut padamu
dan aku tak bisa bersikap manis didepanmu
aku selalu menoreh luka dihatimu


sahabat...
aku tak terlalu pandai dalam merangkai kata
tak terlalu pandai dalam bersikap
aku dingin dan kaku
aku tak pandai  dalam berucap
dan aku tak sempurna
tetapi satu hal yang musti kau tahu
aku sangat menyayangimu sahabat


di hari yang istimewa ini
aku berharap kau bisa mendapatkan kebahagiaan
kebahagiaan yang bisa menjaga senyuman mu
yang bisa membuatmu tertawa


sahabat berikanlah wajah yang manis padaku







selamat ulang tahun sahabatku
"ANITA VALENIA SARI PUTRI ANANDEZ"
14 JANUARI 2012


*maaf aku sempat lupa hari ulang tahun mu
  karena aku orangnya pelupa dan gak pandai dalam berucap.
  semoga engkau selalu berada dilindungan ALLAH SWT
  love ya' so much


Dari sahabatmu yang tak sempurna








satu permintaan

lama sudah ku nanti, disaat aku harus mengungkap semuanya
tetapi aku lemah tak berdaya
berusaha mengumpulkan kekuatan, tetapi aku takut
perasaan takut yang mengancamku
takut tak bisa menggapaimu
takut tak bisa mengimbangimu
dan takut akan kenyataan jika aku harus meneteskan airmata untukmu

Tuhan,
jika kau sangat menyayangiku
mohon kabulkanlah permintaanku malam ini
aku memohon ambilah perasaan ini
atau buatlah hatiku menjadi dingin dan beku
cabutlah jiwa yang dipenuhi cinta ini
atau kembalikan aku di masa dimana aku tidak harus bertemu dengannya

*JP

LELAKI SHOLEH

Bismillahirrahmaanirrahiim,,,

Wahai lelaki sholeh..
Meski wajahmu kurang tampan.. 
Namun bukan wajah yg menjadi ukuran..
Biar engkau tidak kaya dengan Harta..
Karena bukan itu yang aku inginkan..

Wahai lelaki sholeh..
Cukupkan bekal amal sholehmu.. 
Dekatkan diri mu selalu pada Allah..
Rajinkan dirimu mendatangi Masjid,
Serta Perluaslah pergaulanmu dengan hamba Allah..

Wahai lelaki sholeh..
Engkau calon imam kepada isteri & anak-anakmu kelak..
Engkau yang akan memimpin mereka dalam segala hal.. 
Maka Mantapkan imanmu..

Wahai lelaki sholeh..
Biar engkau tidak dikenal sekarang..
Tetapi engkau tetap menjadi dambaan..
Dialah Wanita sholehah yang menanti lelaki sepertimu..
Karena mereka yakin akan kemampuanmu..

Wahai lelaki sholeh ,
Sungguh Engkau tercipta untuk wanita-wanita yang sholehah



Selasa, 10 Januari 2012

MATI

saya berjalan menatap hitamnya langit malam ini.
berpikir keras mengapa saya seperti ini.
berhenti semuanya...
hati saya berhenti, tak mau berpindah
saya mencoba bertahan dengan perasaan itu

berjalan sendiri tertatih
saya merangkak sendiri
sampai pada akhirnya saya akan hancur dengan perasaan ini
atau saya terbunuh dan akhirnya mati dengan perasaan ini

saya membunuh diri sendiri

Kamis, 05 Januari 2012

JIWA SAYA SUDAH MATI

perasaan apa ini? seolah-olah menyayat hati saya yang dingin.
saya terkujur kaku meratapi kenyataan yang terjadi dalam hidup

saya sudah mati
jiwa saya sudah mati
mati karena sikap mu
mati karena senyuman mu
mati karena perasaan saya kepada mu

bunuh saja jiwa yang sudah mati ini
agar saya merasa lega karena tak bisa merasakan mu lagi
atau kembalikan jiwa saya saat dimana saya tak mengenal mu

JIWA SAYA SUDAH MATI

Minggu, 01 Januari 2012

Me Myself

sampai berada pada titik dimana saya harus melangkah...



tertatih mengejar waktu yang hilang
berharap ada cahaya kecil yang menerangi gelapnya hati saya

saya sempat merasa kalau Tuhan bersikap kejam pada saya
seolah tak peduli dengan apa yang terjadi
lambat laun saya baru menyadari Tuhan sangat memperhatikan saya
Dia bahkan memberikan semua yang saya butuhkan dalam hidup ini

saya sangat beruntung